Larisnya Tongsis Alat Narsis – Awal puasa turut memeng­ aruhi pola kehadiran pengun perbelanjaan ponsel jung di pusat terbesar, Roxy Mas. Tiga jam sebelum magrib, mal ramai dikunjungi. Makin sore, pembeli main ramai. Tak seperti hari biasa, penjaga toko juga ikut repot berburu makan dan minuman berbuka, sambil melayani pembeli. Mutia, seorang penjaga toko di lantai 1 mengamini hal tersebut. ”Iya, kalau puasa gini memang makin sore makin ramai. Pembeli juga ada aja sih,” katanya sambil melayani pembeli yang sore itu sedang mengincar Samsung Galaxy Star Duos. Pembeli yang menawar sampai mepet menjadi hal biasa yang harus dimakluminya. Terpaksa dia harus mengontak pihak distributor untuk lebih menurunkan harganya. Secara umum, tren pasar masih didominasi oleh smartphone dan tablet Android yang harganya makin murah. Apalagi, di masa liburan anak sekokah seperti saat ini yang berbarengan dengan bulan puasa, tablet bisa menjadi perangkat yang pas untuk mengisi waktu. Tablet seharga Rp500an ribu mulai banyak ditawarkan, terutama di lantai dasar yang menjadi etalase pertama yang ditemui pengunjung.

Tengok saja tablet Maxtron berlayar 7 inch kapasitif yang dibandrol di harga Rp575 ribu. Fiturnya sudah lengkap, seperti OS Android 4.1 Jelly Bean, siap untuk chating BBM, WiFi, kamera, video, MP3/MP4 player. Itu pun masih ditambahkan bonus sarung, anti gores, dan microSD 8 GB yang penuh berisi game dan aplikasi. Penjaga toko memperlihatkan game dan aplikasi yang ada. “Tablet yang ini laris mas, baru datang dua hari ini. Sudah berisi banyak aplikasi, gamenya ada ratusan. Tinggal install aja dari daftar yang ada. Kalau memori kepenuhan ya tinggal hapus aja yang sudah bosan, lalu install yang baru,” ujar penjaga toko sambil memeragakan cara instal game. Tablet murah lain misalnya Movimax P6 yang dibandrol Rp550 ribu. Speknya berprosesor 1,2Ghz, RAM 512 MB, OS Android 4.2 Jelly Bean, layar 7 inch, kamera dan WiFi. Smartfren yang mengusung Android sendiri juga tak kalah diminati. Apalagi harganya sering di bawah pasaran untuk tipe sekelasnya. Tak Beberapa bulan terakhir, pemilik toko di pusat penjualan ponsel merasa seperti diberi harapan palsu oleh Asus. Bagaimana tidak, iklan Asus Zenfone sudah ramai, pembeli juga sudah banyak yang bertanya. Seperti disampaikan pemilik toko di lantai 1, JJ Phone, “Wah kalau Asus Zenfone tuh sudah banyak yang tanya.

Hampir tiap hari ada saja yang bertanya. Tapi barangnya tidak ada”. SINYAL sempat mendapati hanya satu toko saja di lantai dasar yang punya stok Asus Zenfone ini. Mereka hanya punya stok 3 buah Zenfone 4, 10 buah Zenfone 5, dan 2 buah Zenfone 6. Yang membuat kaget adalah harga yang ditawarkan. Harga Asus Zenfone 6 yang resminya Rp3,1 juta, melonjak menjadi Rp4,1 juta alias naik Rp1 juta. Begitu pula Asus Zenfone 5 yang bandrol resminya Rp2,1 juta dijual Rp3,1 juta. Itu pun tanpa bonus sama sekali, hanya yang ada di paket penjualannya. Saat ditanya kapan kira-kira harganya bisa normal sesuai bandrol resmi, pemilik toko menjawab,” kalau itu masih sekitar 2 bulan lagi, soalnya barang masih susah. Kabarnya malah ada masalah distribusinya” Seorang pemilik toko di lantai 1 tampak jeli saat SINYAL melintas, karena dia langsung menawarkan Asus Zenfone. Karena tak ada barangnya di etalase toko, kami menduga dia hanya calo yang menjual stok rekannya. “Cari Asus Zenfone ya mas. Ada nih kita Zenfone 5 Rp2,9 juta,” ujarnya menawarkan. Setelah berbasa-basi sedikit, kami tinggalkan toko tersebut, dan dia menurunkan tawarannya ke Rp2,75 juta. Padahal bandrol resminya hanya Rp2,1 juta. Seretnya pasokan Asus Zenfone ini juga diamini oleh pemilik toko JJ Phone di lantai 1.

“Asus Zenfone ini barangnya memang sedikit. Paling masuk cuma 8 unit per hari, ya langsung habis dibagi ke toko-toko pemesan,” ujarnya. Nah, bagi Anda pemburu Asus Zenfone, kabar tersebut tentunya bisa menjadi harapan. Asus Zenfone juga tak nampak di outlet resmi distributor seperti erafone, okeshop, dan globalteleshop. Petugas Erafone di lantai 1 menyatakan tak memasukkan Asus Zenfone. Begitu pula kata petugas Globalteleshop dan Okeshop. Padahal, sehari sebelumnya, menurut PR Asus Indonesia, Firman, stok Asus Zenfone sudah ada di distributor resmi terutama yang besar seperti Erajaya (erafone). heran, dua stand mereka di lantai dasar ramai dikunjungi. Dimulai dengan smartfren Andromax C yang laris manis, harganya dibandrol Rp599 ribu. Lalu Andromax C2 (Rp699 ribu), Andromax G2 (Rp949 ribu), Andromax i2 (Rp 1,5 juta) dan lainnya. Tipe­tipe di atasnya diberikan bonus powerbank, seperti Andromax i3, i3S, U2, U3, dan V2. Blackberry tipe lama ternyata juga masih cukup diminati pengunjung. Ini terlihat dari banyaknya stok yang disediakan toko. Bisa dibilang, tiap toko ponsel hampir selalu punya stok Blackberry tipe lama ini, baik baru maupun bekas. Di salah satu toko, BB Spot, Blackberry tipe lama diberikan diskon dan bonus powerbank. Misalnya BB Torch 2 (1,99 juta), Apollo (Rp1,45 juta), Onyx 2 (Rp1,4 juta), Onyx 1 (Rp1,2 juta), Storm 2 (Rp1 juta), BB 9300 3G (Rp1,025 juta).

Tongsis Laris Manis Yang menarik adalah terlihatnya stand tongsis. Stand tongkat narsis ini menjadi satu­satunya stand yang menjual tongsis di Roxy Mas.

Bahkan kami juga kesulitan mencari penjual tongsis di toko­toko lain. Tersedia dalam beragam warna cerah ­ biru, merah, hitam dan putih – tongsis seharga Rp95 ribu per buah ini ternyata laris manis diburu pembeli. “Ini cocok untuk semua jenis hape mas, tinggal ditarik saja penjepitnya panjang­pendek, jadi hapenya terjepit kuat. Di sini ya sehari rata­rata sih terjual 100 lebih mas. Kalau bos saya lagi buka juga di pameran PRJ, lebih mantap lagi, sehari laku 300 lebih, itu pun masih kurang­kurang stoknya,” ujar penjaga stand sambil memeragakan tongsis jualannya. Bisa dipanjangkan seperti antena radio hingga sekitar satu meter, bahan tongsis buatan China ini memang terlihat cukup kokoh

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *